+6281288813398 ptmadinahindahwisata@gmail.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.

Already a member?

Login
+6281288813398 ptmadinahindahwisata@gmail.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.

Already a member?

Login

Kemenag Respons Tudingan Anwar Nasution soal Haji Lemahkan Rupiah

Kementerian Agama angkat bicara menanggapi tudingan bekas Deputi Senior Bank Indonesia Anwar Nasution soal pelemahan rupiah terkait jumlah kuota haji yg diberikan. Pada Sabtu pekan lalu, Anwar menyampaikan keliru satu yg menyebabkan nilai tukar rupiah melemah yaitu keputusan pemerintah Indonesia yg memberangkatkan jamaah haji dan umrah travel wisata halal pada jumlah yg relatif besar .

Direktur Pengelolaan Dana Haji & Sistem Informasi & Komputerisasi Haji Terpadu Kementerian Agama, Ramadhan Harisman, menilai pandangan itu tidak tepat dan berlebihan. “Terlalu berlebihan bila pemberangkatan jemaah haji dianggap melemahkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS,” istilah Ramadhan, dikutip dari situs resmi Kementerian Agama, Selasa, 11 September 2018. “Banyak faktor lain yang mensugesti lemahnya nilai tukar rupiah.”

Menurut Ramadhan, kebutuhan valuta asing (valas) buat operasional haji jauh lebih kecil ketimbang valas buat impor migas. Belum lagi jika dibandingkan menggunakan pembayaran utang korporasi yang jatuh tempo dalam periode tertentu di tahun berjalan.

Bicara hitungan angka, Ramadhan memaparkan, total porto operasional penyelenggaraan ibadah haji reguler tahun ini sebanyak Rp 14,1 triliun berupa mata uang rupiah dan riyal (SAR). Dari total nomor tadi, pembiayaan pada mata uang Saudi sebanyak SAR dua,1 miliar atau US$ 560 juta.

Pembayaran itu pun, kata Ramadhan, tidak digelontorkan eksklusif, melainkan secara sedikit demi sedikit pada 4-lima bulan masa operasional haji. Sedangkan sisanya dibayar dalam bentuk rupiah, termasuk ongkos penerbangan haji.

Selain itu, pembayaran setoran awal dan setoran pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) sang jemaah juga menggunakan rupiah. “Dengan demikian, dalam saat pembayarannya tidak berpengaruh terhadap kebutuhan SAR juga USD pada negeri,” celoteh Ramadhan.

Sebelumnya, Anwar Nasution mengungkapkan, yg dimaksud menggunakan banyaknya jumlah jamaah haji & umrah malah menggerus devisa adalah lantaran pada akhirnya uang yang dimuntahkan sang para jamaah hanya akan mengalir ke luar negeri. “Emang ada restoran padang pada Mekah, misalnya? Enggak terdapat, kan? Paling warung-warung mini . Ini yg galat, tidak dimanfaatkan dengan baik,” kata dia, Sabtu, 8 September 2018.

Anwar jua menyampaikan menurunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar pula dikarenakan fundamental ekonomi pada Indonesia masih sangat lemah. Menurut beliau, mendasar ekonomi Indonesia dianggap belum mampu menahan gejolak berdasarkan luar. “Bohong pemerintah itu mengatakan jika fundamental ekonomi Indonesia kuat. Omong kosong,” istilah beliau.

Buktinya, kata Anwar Nasution yg juga mantan kepala Badan Pemeriksa Keuangan ini, rasio penerimaan pajak terhadap produk domestik bruto (PDB) masih rendah yang berada di angka 10 %. Jika dibandingkan menggunakan negara berkembang lainnya yg berada di angka 20 persen, rasio penerimaan pajak Indonesia hanya setengahnya. “Padahal kita udah 73 tahun merdeka. Ngapain merdeka kalo ngutang melulu, pinjam melulu,” ujar dia.

Lebih jauh, Anwar menilai ekonomi Indonesia saat ini sangat rawan terhadap gejolak menurut luar negeri yang mengakibatkan jika bunga meningkat maka biaya pembayaran utang di Indonesia juga meningkat. Selain itu, jika kurs meningkat jua menyebabkan naiknya harga suatu komoditas. “Tempe, itu harganya naik karena impor kedelainya,” tutur beliau.

Anwar Nasution juga mengungkapkan forum keuangan dalam yg ada di Indonesia pula dievaluasi masih sangat lemah. Lembaga keuangan yg dimaksud yaitu bank pemerintah misalnya empat bank negara (BUMN). “Maksudnya 4 bank negara ini enggak sanggup versus bank-bank misalnya CIMB, Maybank & jua Development Bank of Singapore.”

Leave a Reply

Ada Pertanyaan?

Jangan ragu dan sungkan untuk bertanya informasi dan masalah terkait Umroh, InsyaAllah kami siap membantu.

+6281389925070

ptmadinahindahwisata@gmail.com

Paste this code in your HTML editor where you would like to display the counter, at the bottom of the page, in a table, div or under a menu.