+6281288813398 ptmadinahindahwisata@gmail.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.

Already a member?

Login
+6281288813398 ptmadinahindahwisata@gmail.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.

Already a member?

Login

Tipu 86.720 Jemaah Umrah, Bos Abu Tours Divonis 20 Tahun Penjara

Setelah menggelar persidangan kira-kira 30 kali dan mendengarkan info korban dan puluhan saksi, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar pada akhirnya menjatuhi hukuman kepada bos PT Amanah Bersama Ummat ( Abu Tours), Hamzah Mamba selama 20 tahun penjara dan denda sebesar Rp 500 juta.

“Mengadili tunjukkan terdakwa Hamzah Mamba, terbukti secarah sah dan memastikan melaksanakan tindak pidana penggelapan dan pencucian uang secara berbarengan sebagai tingkah laku berlanjut. Menjatuhkan pidana pada terdakwa Hamzah Mamba dengan pidana penjara selama 20 tahun dan membayar denda sebanyak Rp 500 juta,” tegas Ketua Majelis Hakim, Denny Lumban Tobing pada persidangan yang digelar Senin (28/1/2019).

Saat vonis dibacakan hakim, sorak ratusan jemaah dan agen perjalanan umrah yang hadir dalam persidangan selanjutnya menyeruak. Sebagian jemaah dan agen senang dengan putusan itu dan ada pula yang tidak senang dengan putusan penjara selama 20 tahun. Dimana, jemaah dan agen inginkan Hamzah Mamba dihukum seberat-beratnya yakni hukuman penjara seumur hidup. Meski kondisi riuh dalam ruang persidangan, hakim tetap membacakan putusan pada bos Abu Tours Hamzah Mamba

“Jika denda selanjutnya sebanyak Rp 500 juta tidak dibayar, maka akan diganti hukuman penjara selama 1 tahun 4 bulan. Menetapkan terdakwa tetap dalam tahanan, memutuskan barang bukti 1 hingga 420 item digunakan dalam perkara yang sama dengan terdakwa lain,” tahu Denny.

Usai persidangan, hakim anggota Doddi Hendrasakti mengungkapkan, selama persidangan terdakwa menambahkan info berbelit-belit dan tidak hal-hal yang mampu meringankan putusan hakim. Terdakwa terbukti melaksanakan tingkah laku penggelapan dan pencucian uang jemaah umrah dengan masif dengan terhubung cabang di berbagai kota di Indonesia.

“Terdakwa Hamzah Mamba membentuk agen dan mitra untuk mencari jemaah serta membawa dampak biaya harga umrah dengan harga promo di bawah harga rasional supaya banyak penduduk berpenghasilan rendah yang turut mendaftar akan tapi gagal diberangkatkan. Selain itu, kegemaran terdakwa Hamzah Mamba belanja aset dengan uang jemaah. Padahal sudah tahu perusahaan travelnya sudah rugi terhitung merupakan faktor utama yang memberatkan terdakwa Hamzah Mamba divonis 20 tahun penjara,” terangnya.

“Dengan berdalih pembelian aset selanjutnya dari keuntungan 7 prosen per jemaah namun tiap-tiap pemberangkatan jemaah Abu Tours rugi Rp 5 juta jadi sudah terbukti keuntungan itu tidak masuk akal,” tutup Doddi.

Setelah dijatuhi hukuman 20 tahun penjara, terdakwa Hamzah Mamba segera berdiskusi dengan pengacaranya. Dari diskusi itu, Hamzah direkomendasi untuk mengajukan banding atas putusan majelis hakim yang dianggapnya sangat berat.

Diketahui, terdakwa Hamzah Mamba dituntut oleh jaksa penuntut umum, Darmawan sudah melanggar pasal 372 juncto pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP tentang penggelapan serta pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP.

“Penuntut umum berpendapat terdakwa melaksanakan tindak pidana penggelapan yang ditunaikan berbarengan dan berlanjut. Dana Rp 1,2 triliun milik jemaah digunakan secara tahu oleh Hamzah Mamba untuk membayar gaji karyawan, agen, dan mitra Abu Tours lewat rekening teristimewa terdakwa. Dengan begitu, terdakwa dituntut hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp 100 juta,” katanya Darmawan.

Selain itu, lanjut Darmawan, dana selanjutnya terhitung digunakan untuk kepentingan teristimewa Hamzah Mamba, istrinya Nursyariah Mansyur, Kasim Sanusi, dan Chaeruddin. “Tuntutan ini dibikin berdasarkan info saksi dan kontrol Hamzah Mamba sendiri.

Total ada 34 saksi fakta dan tiga orang saksi pakar yang dimintai keterangannya sementara jadi saksi di persidangan Hamzah Mamba,” tuturnya.

Sebelumnya sudah diberitakan, kasus Abu Tours merasa diselidiki Polda Sulsel sesudah banyaknya laporan dari jemaah yang batal diberangkatkan ke tanah suci Mekah untuk menunaikan ibadah umrah pada awal tahun 2018 lalu.

Dalam penyidikan polisi, kira-kira 86.720 jemaah yang batal berangkat umrah dan tersebar di 15 provinsi di Indonesia sudah menyetorkan uang biaya perjalanan. Dalam kasus ini, kerugian keseluruhan jemaah meraih 1,2 triliun rupiah.

Polda Sulsel yang menanggulangi kasus ini sudah mengambil alih 33 aset tidak bergerak seperti tanah dan bangunan milik Abu Tours di lebih dari satu wilayah berbeda. Selain itu, polisi terhitung mengambil alih 36 kendaraan mewah, alat elektronik, unit usaha, uang tunai sebanyak Rp 226.000.000.

Dalam perkara ini, polisi sudah memutuskan 4 orang tersangka yakni Hamzah Mamba (CEO Abu Tours), Nursyariah Mansyur (istri bos Abu Tours Hamzah Mamba), Muhammad Kasim (mantan manager keuangan Abu Tours), dan Chaeruddin (komisaris Abu Tours).

 

Leave a Reply

Ada Pertanyaan?

Jangan ragu dan sungkan untuk bertanya informasi dan masalah terkait Umroh, InsyaAllah kami siap membantu.

+6281288813398

ptmadinahindahwisata@gmail.com

Paste this code in your HTML editor where you would like to display the counter, at the bottom of the page, in a table, div or under a menu.